• Bagaimana Ketika 4 Negara Hapus Utang Indonesia?


    Sebanyak empat negara kreditur berkomitmen menghapus utang Indonesia lewat skema konversi atau debt swap. 4 Negara yang akan menghapus utang mereka ialah Jerman, Italia, AS dan Australia. Dengan total utang yang akan dihapus sebesar 334,97 juta dolar AS.


                Penghapusan utang ini tidak hanya dilakukan secara Cuma-Cuma. Namun diadakannya konservasi utang yang disepakati adalah ke dalam bentuk program atau proyek yang harus dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia. Adapun bentuk proyeknya bermacam-macam. Kreditur Jerman untuk proyek pendidikan, edukasi, kesehatan dan global fund. Kemudian, proyek bersama Italia meliputi housing dan settlement. Sementara dengan Australia, berkaitan dengan kesehatan atau debt to health untuk kesehatan. Serta dengan AS yakni debt to tropical forest.

    Debt swap adalah cara pembayaran atau penghapusan utang yang dilakukan tanpa membayar uang ke negara pemberi utang, tetapi membayarkannya dengan cara lain. Mekanisme pertukaran utang bisa dalam bentuk saham atau investasi kegiatan.


    Debt Swap bersifat positif karena membangun infrastruktur di suatu negara. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun diketahui turut mendukung skema pelunasan utang dengan debt swap. Sejalan dengan semangat PBB dari pada digunakan membayar utang, lebih baik uangnya dipakai untuk berinvestasi dalam ketahanan iklim, infrastruktur berkelanjutan, dan transisi hijau perekonomian.


    Menurut sudut pandang penulis, debt swap memang dapat bersifat positif jika tujuan dari negara-negara kreditur tersebut memang ingin memajukan dan membangun Indonesia. Namun, jika ternyata yang dilakukan adalah debt swap to project yang dikonversi dengan kontrak-kontrak dimana negara kreditur akan mengambil keuntungan lebih besar, maka itu dapat menjadi bumerang untuk Indonesia dan berdampak negatif. Lalu, kita juga sebagai warga negara Indonesia tidak boleh terlalu senang akan adanya debt swap tersebut, tetapi juga harus memikirkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi setelah dilakukannya debt swap seperti; bagaimana jika negara kreditur yang melakukan debt swap pada Indonesia menjadi tidak mau bekerjasama lagi kedepannya?


    Penulis : Yunika Printa Angelina


  • 0 komentar:

    Posting Komentar