• Penurunan IHSG 1 Bulan Terakhir dan Hubungannya dengan Perang serta Inflasi US Tahun 2022

     


        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,39% ke level 6.898,2 pada perdagangan Rabu, 27 Juli 2022. Berdasarkan RTI Infokom, frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1,34 juta kali. Total saham yang dijual sebanyak 30,35 miliar lembar. Nilai transaksi saham tercatat sebesar 12,31 triliun.


        Top Gainer dicapai emiten CHEN yang menguat 20,19% diikuti oleh BAPA dan AGRO yang masing-masing menguat 201,7% dan 10,88%. WINR menjadi top loser yang melemah 6,76%. Setelahnya ada ENEH yang melemah 6,76% dan NASI 5,98%.


        Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Roger M. M. mengemukakan pelemahan IHSG dapat dipengaruhi oleh sentimen inflasi Amerika Serikat yang diluar ekspektasi. Data terbaru inflasi Amerika Serikat memperlihatkan inflasi tahunan Mei mencapai 8,6% diatas inflasi April 8,3%.


        Inflasi Amerika Serikat yang mencapai level tertinggi dalam 41 tahun makin memperkuat keyakinan pasar bahwa The Fed akan mengambil kebijakan suku bunga yang lebih agresif. Roger memperkirakan rapat FOMC pada 14 Juni-15 Juni hampir pasti menghasilkan keputihan kenaikan suku bunga 50 bps.


    Penulis : Ari Novi 

  • 0 komentar:

    Posting Komentar