• Opini EkSys : Momen Hari Raya Idul Adha Ditengah Virus PMK

        


        Idul Adha adalah sebuah hari raya dalam agama Islam. Hari ini memperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya Isma'il sebagai wujud kepatuhan terhadap Allah. Sebelum Ibrahim mengorbankan putranya, Allah menggantikan Ismail dengan domba. Untuk memperingati kejadian ini, hewan ternak disembelih sebagai kurban setiap tahun. Pada hari Iduladha, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan sholat Id bersama-sama di tanah lapang atau di masjid. Setelah sholat, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan. Sepertiga daging hewan dikonsumsi oleh keluarga yang berkurban, sementara sisanya disedekahkan atau dibagikan kepada orang lain. Idul Adha dilaksanakan setiap tanggal 10 bulan Dzulhijjah, pada tahun ini 10 Dzulhijjah jatuh di tanggal 10 Juli 2022.


        Hukum berkurban adalah sunnah muakkad bagi umat islam yang sudah baligh, berakal, dan mampu. Hukum berkurban dengan hewan cacat, sakit atau terjangkit penyakit ditafshil sebagai berikut : Jika cacat atau sakitnya termasuk kategori ringan seperti pecah tanduknya atau sakit yang tidak mengurangi kualitas dagingnya maka hewannya memenuhi syarat dan hukum kurbannya sah. Namun, Jika cacat atau sakitmya termasuk kategori berat seperti hewan dalam keadaaan terjangkit penyakit yang membahayakan kesehatan, mengurangi kualitas daging, hewan buta yang jelas, pincang yang jelas dan sangat kurus maka hewan tersebut tidak memenuhi syarat dan hukum berkurban dengan hewan tersebut tidak sah.


        Pada tahun ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha di tengah maraknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dalam Idul Adha kali ini, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.


        Namun, jika dilihat sesuai dengan keadaan lapangan Idul Adha tahun ini terasa lebih baik dan lebih ramai daripada tahun lalu dimana PPKM masih cukup ketat dan diberlakukan level zonasi Covid-19 yang mengakibatkan banyak orang tidak bisa melaksanakan sholat Id dan berkurban. Meskipun sekarang ditemui sedang marak virus PMK, tetapi masyarakat masih sangat antusias dalam merayakan hari kemenangan Idul Adha kali ini.


    Penulis : Shinta Dwi Nur Anggraini

  • 0 komentar:

    Posting Komentar